Son Haji

Malam ketiga hari raya, saya kedatangan Son Haji. Tak seperti biasanya dia datang sambil senyam-senyum seperti orang ketiban rezeki. Setelah saya tanya ternyata memang benar, dia ┬ángaku sebelum Idul Fitri dapat seratus lebih uang dari hasil Musa’adah. Tapi malam itu senyumnya bukan karena dapat uang banyak, melainkan ingin “menggugat” atas penulisan nama dia tanpa sepengetahuannya…

Continue readingSon Haji