Batuk

Nyaris satu bulan ini saya terserang batuk+flu. Sepertinya puncaknya ya belakangan ini badan saya lemas, suhu tubuh panas dingin. Takut didakwah terserang flu babi saya baru mau memeriksakan diri dua hari lalu ke dokter samping rumah. Mengapa kok langsung ke dokter? Bukannya periksa saja sudah kena tarif/pajak. bukankah lebih nyaman langsug beli obat ke apotik,…

Continue readingBatuk

Al-Munief

Seandainya saja saya tidak punya utang terharap universitas saya, barangkali saya juga ikutan nimbrung bersama kawan-kawan lain; belajar bagaimana mencari penghasilan lewat keringat sendiri. Secara garis besar bekerja bukanlah profesi seorang kuli, buruh rendahan dan budak yang tak terhormat, namun bekerja secara umum sebenarnya juga merupakan rangkaian dari belajar; belajarĀ  hidup mandiri, belajar terhadap realita…

Continue readingAl-Munief

Safaga

Di sinilah skenario awal cobaan itu bermula; saya tertahan dan terpaksa harus balik kandang gara-gara visa saya salah ketik. KekeliruanĀ  dari kedutaan Arab Saudi itu membuat rencana saya bersama kawan-kawan satu groups bisa dikatakan menjadi sedikit berantakan, dan saya harus memulai dari nol lagi untuk mempersiapkan segala sesuatu pada pemberangkatan gelombang ke dua nanti, seperti…

Continue readingSafaga

Muslim Masturoh

Di Zaheer saya bertemu Muslim Masturoh, anak saudagar bos beras Pak Masturoh dari Bekasi. Muslim yang juga satu periode di pesantren dulu itu masih seperti empat tahun lalu. Wajahnya Sembilan puluh persen tak berubah, bibirnya tetap lebar mirip pelawah terkenal Dono dan nampaknya memang tak ada perubahan signifikan darinya kecuali tertawanya saja semakin menakutkan Pertemuan…

Continue readingMuslim Masturoh

Abbas dan Polri

Semestinya instansi pemerintahan Indonesia atau lebih tepatnya para penegak hukum kita meniru Mahmoud Abbas, presiden Palestina yang menegaskan tak akan mencalonkan kembali pemilihan presiden Januari 2010 nanti. Meski masih teka-teki, namun keengganan Abbas menjadi orang nomer wahid di Palestina ditengarai banyak pihak karena kegagalan menciptakan rekonsiliasi permanen dengan Israel. Abbas sadar, selama Palestina dipegang masih…

Continue readingAbbas dan Polri

Goldstone dan Kasus KPK

Goldstone saat ini barangkali orang yang paling dibenci Israel. Ucapannya bahwa Israel telah melakukan penggaran besar dalam kasus peperangan dengan Palestina di jalur Gaza akhir tahun 2008 menjadi penyebab Negara zeonis itu berang. Laporan kebiadaban Israel yang menewaskan 1400 jiwa akhir tahun 2008 silam ternyata mengundang pihak PBB memberikan legitemasi kepadanya untuk memimpin dan mengusut…

Continue readingGoldstone dan Kasus KPK

Tua-tua Keladi

Pada sebuah malam, saya menemukan seorang lelaki tua pemilik wartel dan penyedia jasa internet gelisah minta ampun. Lelaki itu bukan karena rumah kami belum membayar atau karena awal bulan yang berarti internet harus dibayar. Namun lelaki tua itu gelisah karena ketangkap basah sedang membuka situs esek-esek (porno). Saya tak tahu apakah lelaki tua itu sudah…

Continue readingTua-tua Keladi

Brazil, English dan Al-Jazeera Sport

Saya baru sadar kalau tadi malam (31/10/2009) saluran televisi Al-Jazeera Sport berulang tahun (sejak dilakukan uji coba tahun 2003). Ulang tahun tadi malam ditandai dengan jeda sejenak letusan balon dan tulisan happy birthday secara serentak di 11 channel sport miliknya. Sejumlah pertandingan yang tadi malam sedang berlangsung seperti AC Milan tiba-tiba berganti acara secara mendadak…

Continue readingBrazil, English dan Al-Jazeera Sport

A Burhan

Hari ini hati saya masih tersayat-sayat melihat kepedihan yang dirasakan warga Bosnia tahun 1995 lewat sebuah novel karya Isnam Taljic berjudul The Story Of Srebrenica “a novel about the war in Bosnia”, yang saya dapat dari Maktabah Darr As-Salam. Novel ini menceritakan tentang kejadian maha dahsyat atas pembantaian warga muslim di daerah Srebrenica tahun 1995…

Continue readingA Burhan

Membangun Nasionalisme Lewat Sepak Bola

Seandainnya tuan rumah tadi malam (jum’at, 16/10/09) maju hingga final, pasti seluruh kursi stadion terisi penuh. Apalagi finalnya tadi malam bertepatan dengan hari libur nasional. Saya bisa pastikan seluruh jagat warga sini akan ikutan partisipasi, baik melihat secara langsung di stadion maupun lewat televisi. Seorang kawan pernah berdoa; semoga tuan rumah melaju hingga akhir final.…

Continue readingMembangun Nasionalisme Lewat Sepak Bola